Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT Lakukan Kunker di SMKN 7 Kupang

  • Whatsapp
Bagikan

KUPANG, JUBIR.id – Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT Mohammad Ansor melakukan kunjungan kerja (kunker) di SMK Negeri 7 Kupang, Rabu (24/11/2021).

Kehadiran Mohammad Ansor disambut Kepala SMK Negeri 7 Kupang Dra. Yeftasina M. A. Nitti, bersama guru lainnya. 

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan tersebut, beberapa guru menyampaikan bahwa antusias anak-anak masuk di SMK Negeri 7 Kupang sangat tinggi. Bahkan ada siswa dari luar Kota Kupang yang sekolah di SMK Negeri 7 Kupang. Karena itu, mereka berharap ada perhatian pemerintah Provinsi NTT.

Selain itu, mereka juga mengusulkan ruang simulator kapal. Sebelumnya, usulan batuan ruang simulator tersebut sudah disampaikan kepada pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, namun sampai dengan saat ini belum dijawab. Dengan adanya kunjungan kerja Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT dapat diperjuangkan untuk pembangunan ruang simulator kapal. 

Baca Juga:  Pemerintah NTT Dukung Program UNDP untuk Konservasi Komodo

Pada kesempatan itu, guru-guru juga mengusulkan adanya Laboratorium Bahasa, Nautika, dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Komputer yang ada saat ini tidak bisa konek dengan Wifi ANBK maupun ujian nasional.

Sementara itu, Ketua Komite SMK Negeri 7 Kupang H. Ahmad, menyampaikan bahwa di SMK Negeri 7 Kupang masih kesulitan air bersih. 

Tak hanya itu, infrastruktur jalan menuju sekolah belum diaspal. Menurut H. Ahmad, pihaknya sudah mengusulkannya lewat musrenbang kelurahan maupun tingkat kecamatan, namun sampai dengan saat ini belum diakomodir.

Ia juga mengusulkan guru honor komite agar diangkat menjadi guru kontrak provinsi.

Ketua Komisi V DPRD NTT Mohammad Ansor menyatakan, berbagai usulan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut akan diperjuangkannya sesuai dengan prioritas.

“Terkait usulan Laboratorium Bahasa akan menjadi prioritas kita, untuk dialokasikan anggaran pembangunan gedung laboratorium, serta peralatan,” kata politisi senior Partai Golkar ini menambakan.

Terkait usulan sumur bor, kata Ansor, pihaknya akan diperjuangkan untuk tahun anggaran 2023.

“Tahun 2022 pokir atau aspirasi kita sudah ditutup, tapi tahun 2023 saya perjuangkan untuk pengadaan sumur di SMK Negeri 7 Kupang. Saya akan minta Dinas PU Provinsi NTT untuk mengetes potensi air di lingkungan sekolah ini. Kalau ada sumber air, saya jamin tahun 2023 kita alokasikan anggaran untuk pengadaan sumur bor,” kata Ansor menambahkan. 

Baca Juga:  Buka Kembali Destinasi Wisata Kampung Adat Wae Rebo, Gubernur NTT : Kita Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan

Sedangkan usulan infrastruktur jalan menuju SMK Negeri 7, Ansor mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Camat Alak. Karena jalan menuju sekolah ini adalah kewenangan Pemerintah Kota Kupang. (L. Ng. Mbuhang)

 

Pos terkait