Kapolda NTT : Tak Ada Penimbunan Minyak Tanah

  • Whatsapp
Bagikan

KUPANG, JUBIR id – Kapolda NTT Irjen Pol Johni Asadoma mengatakan, Polda NTT telah mengambil langkah-langkah terkait dengan kelangkaan minyak tanah.

“Berbagai upaya telah kami lakukan terkait kejadian kelangkaan BBM jenis minyak tanah di wilayah NTT, yaitu  dengan melakukan penyelidikan terkait distribusi penyalahgunaan BBM minyak tanah yang ada di wilayah Provinsi NTT dan melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait yaitu Pertamina. Dan hasil yang kami peroleh bahwa tidak didapati penyalahgunaan BBM jenis minyak tanah di wilayah hukum Provinsi NTT dan kondisi kelangkaan yang terjadi, murni karena adanya pengurangan jumlah kuota tahunan BBM jenis minyak tanah sebesar 3,48% untuk wilayah NTT”, kata Kapolda NTT Irjen Pol Johni Asadoma, saat jumpa pers di Ruang Humas Polda NTT, Selasa (29/11/2022).

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Pesan Kapolda NTT Usai Disuntik Vaksin Tahap II : Tetap 3T dan 5M

Saat jumpa pers, Kapolda NTT didampingi Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Ariasandy dan Sales Area Manager Pertamina NTT Ahmad Tohir.

Kapolda juga menyebut kalau antrian minyak tanah juga terjadi karena ada peningkatan aktivitas ekonomi dan masyarakat butuh minyak tanah, sehingga semua berebut minyak tanah agar aktivitas ekonomi normal lagi. Masyarakat diminta tidak perlu resah.

Sementara itu, Ahmad Tohir menjelaskan bahwa saat ini Pertamina adalah badan usaha satu-satunya yang ditunjuk oleh negara untuk menyalurkan bahan bakar minyak tanah subsidi di Provinsi NTT. Adanya kelangkaan minyak tanah itu karena adanya penurunan kuota dari BPH Migas selaku badan pengatur yang menetapkan kuota dan menetapkan penugasan kepada Pertamina, dimana  tahun 2022 sempat ada penurunan kuota sebesar 3,48 persen. 

Sedangkan rata-rata pertumbuhan konsumsi minyak tanah di NTT tumbuh sebesar 1,02 persen. “Tapi alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur NTT dan kami sudah koordinasi dengan pemerintah provinsi dan atas upaya itu maka pada tanggal 25 November 2022, kuota minyak tanah di NTT sudah ditambah. Dan kami Pertamina berupaya semaksimal mungkin untuk menormalkan penyaluran. Jadi yang sebelum ditambah, kami per hari penyaluran 280 KL, sekarang penyaluran sampai dua kali lipat setiap hari”, ungkap Ahmad Tohir.

Baca Juga:  Pemerintah NTT Raih Penghargaan 'Innovative Government Award'

“Kami juga ucapkan terima kasih atas dukungan dari Polda NTT dan seluruh jajaran di kabupaten dan kota sehingga walaupun kemarin sempat terjadi kelangkaan tetapi tidak ada hal-hal gejolak yang sifatnya berlebihan”, kata dia menambahkan.

Ia juga menjamin kondisi segera normal karena Pertamina akan all out. Masyarakat tidak perlu panik karena Pertamina jamin tidak akan ada kelangkaan minyak tanah menjelang natal dan tahun baru. (L. Ng. Mbuhang)

Pos terkait