NTT Dapat Bantuan Rumah Swadaya 25 Ribu Unit dari Kementerian PUPR Tahun 2023

  • Whatsapp
Bagikan

KUPANG, JUBIR.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Timorest Gab Mandiri Untas Alberto Madeira Da Silva mengatakan, Provinsi Nusa Tenggara Timur mendapat bantuan rumah swadaya sebanyak 25.000 unit dari Kementerian Pekerjaan Umum (PUPR) RI untuk warga eks Timor Timur dan warga lokal

Alberto Da Silva menyampaikan hal itu kepada wartawan di Aula Fernandez Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Rabu (28/12/2022 siang, usai melantik Badan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Timorest Gab Mandiri Untas se-Nusa Tenggara Timur, Rabu (28/12/2022).l di Aula Fernandez Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT.

Bacaan Lainnya

Alberto Da Silva berharap kepada pengurus DPD dan DPC Timorest Mandiri Untas yang baru dilantik harus turun ke lapangan untuk mendata keluarga-keluarga yang belum pernah punya rumah. 

“Saya minta turun langsung ke lapangan, dan tidak boleh lewat orang lain, kecuali pemerintah. Setelah mereka data, dan data itu masuk ke pemerintah daerah. Minta rekomendasi dari bupati/walikota dan gubernur supaya bantuan 25 ribu unit rumah ini bisa terealisasi dengan baik kepada masyarakat yang memang belum punya rumah”, kata Alberto Da Silva menambahkan.

Baca Juga:  Gubernur NTT Lakukan Panen Padi di Desa Manusak

Dikatakan Alberto Da Silva, sebanyak 25 ribu unit rumah tahun ini adalah bantuan Presiden RI melalui Kementerian PUPR Tahun Anggaran (TA) 2023.

“Jadi yang mau dapat rumah, dia harus didata. Dan data itu melalui pengurus DPD dan DPC yang baru dilantik. Rumah tipe 36 dengan anggaran sebesar Rp30 juta per rumah, dan merupakan swadaya dari pemerintah pusat”, katanya. 

Dikatakan Alberto Da Silva, sebanyak 25 ribu unit rumah tersebut bukan hanya khusus warga eks Timor Timur, tapi juga warga lokal. “Jadi dari 25 ribu unit rumah itu 60 persen warga eks Timor Timur dan 40 persen untuk warga lokal. Jadi bantuan 25 ribu unit rumah nanti swadaya, jadi gotong royong dimana 15 kepala keluarga bikin satu kelompok yaitu ada ketua, sekretaris dan bendahara”, ujarnya. 

Acara pelantikan tersebut dihadiri Karo Hukum Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur Max Oder Sombu, mewakili gubernur NTT, perwakilan Kapolda NTT, perwakilan Danrem Wirasakti, dan perwakilan Dandim Kupang, rohaniawan serta undangan lainnya. (L. Ng. Mbuhang)

Baca Juga:  Buka Pesta Kesenian Bali ke-43, Presiden: Kunci Utama Pemulihan Bali ialah Kemampuan Tangani Pandemi

 

Pos terkait