Kopdit Adiguna Buka Kantor Cabang Atambua

  • Whatsapp
Bagikan

ATAMBUA, JUBIR.id – Koperasi Kredit (Kopdit) Adiguna membuka kantor cabang di Atambua, kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kantor cabang tersebut diresmikan Bupati Belu Agustinus Taolin, Rabu (24/1/2023), yang ditandai dengan penandatangan prasasti dan pengguntingan pita, dan dihadiri Forkopimda kabupaten Belu, Kadis Koperasi dan UMKM Kabupaten Belu Anselmus Lopez, Ketua Puskopdit Bekatigade Timor Vinsensius Repu, Ketua Pengurus Stefanus Stanis, Wakil Ketua Marianus Rato, Sekretaris Petrus Rego Sole, Bendahara Stanis Man, Anggota Pengawas Wihelmus Mustari, Kabag IT kantor pusat Silvianus Uskono, Kabag Admin Maria Aufengo, Manager Cabang Atambua Maria Yulianti Erap, mitra jasa keuangan dan rekan gerakan koperasi dan ratusan anggota Kopdit Adiguna di Kabupaten Belu.

Bacaan Lainnya

Hingga saat ini, Kopdit Adiguna memiliki lebih dari 8.000 orang anggota dengan aset sekitar Rp120 miliar, dan telah membuka kantor pelayanan di sejumlah kabupaten, yaitu Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Sikka, Ende, Ngada dan Nagekeo serta beberapa kota lain dengan status kantor cabang pembantu dan kantor pelayanan/kas.

Peresmian Kantor Cabang Atambua yang merupakan cabang pertama setelah Kota Kupang itu diawali Ibadah Syukur oleh Frater Piter Thaal.

Bupati Agustinus Taolon, dalam sambutannya, memberikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus, pengawas dan manajemen Kopdit Adiguna yang telah memutuskan untuk melakukan investasi di kabupaten Belu.

Pemerintah daerah katanya, sangat mendukung dan bersyukur karena kehadiran Kopdit Adiguna turut membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan ekonomi dan mensejahterakan masyarakat.

“Selamat kepada Pengurus Pengawas Manajemen dan anggota Kopdit Adiguna dimana saja berada, terima kasih untuk memilih Atambua Kabupaten Belu untuk pertama kali membuka kantor cabang sehingga menjadi cikal bakal dan bisa memberdayakan masyarakat”, Bupati Agustinus Taolin, seperti dikutip dari fortuna.press.

Kopdit Adiguna kata dia, merupakan koperasi yang mempunyai track record yang baik dan terpercaya dari sisi manajemen, organisasi dan juga pelayanan anggota.

Hal ini terbukti dengan berbagai pengakuan dari pemerintah dan para pihak di tingkat pusat, regional dan daerah. Penghargaan yang diberikan tentu karena prestasi, kualitas pelayanan anggota dan gigih berjuang bersama anggota (masyarakat) untuk meningkatkan ekonomi sesuai standar-standar koperasi nasional.

Baca Juga:  BPS NTT: Penduduk Miskin Turun pada Maret 2022

“Ini capaian pelayanan dan prestasi yang luar biasa. Pemerintah kabupaten Belu menyampaikan terima kasih kepada pengurus dan manajemen Kopdit Adiguna yang telah memilih untuk berinvestasi di kabupaten Belu”, ujannya.

Pada kesempatan itu juga Bupati Agus mengingatkan manajemen untuk teliti dan tepat melakukan analisis kredit, sehingga warga yang mendapat pelayanan dari Adiguna jangan menyusahkan lembaga dengan kredit macet, lambat bayar angsuran karena jenis pinjaman yang dikasi adalah pinjaman konsumtif.

“Jangan sampai kita mau pinjam baik sama orang giliran ditagih untuk angsur kita balik marah. Ini bahaya, ini sifat yang rusak boleh dan tidak boleh dilakukan oleh anggota Adiguna ini. Saya juga minta Kopdit Adiguna fokus ke pinjaman produktif dan dorong UMKM kita bergerak”, tambahnya.

Dekatkan Pelayanan Bagi Anggota

Ketua Pengurus KSP Kopdit Adiguna Stefanus Stanis mengatakan, kehadiran cabang Atambua merupakan repson pengurus, pengawas dan manajemen atas permintaan ratusan orang anggota di Kabupaten Belu yang merindukan pendekatan pelayanan.

Mantan Dekan FMIPA Unwira Kupang ini menjelaskan bahwa Adiguna hadir di kabupaten Belu sejak tahun 2020 yang diinisiasi oleh Ibu Pia seorang dosen di Unwira Kupang untuk membantu keluarganya yang kesulitan akses permodalan di wilayah Tukuneno Kecamatan Tasifeto Barat.

Banyak warga Tukuneno saat itu merasakan manfaat baik produk maupun kualitas pelayanan Adiguna dalam mendukung berbagai usaha UMKM sehingga kemudian berkembang dengan hadirnya Kantor Pelayanan di daerah Tukuneno.

Dari informasi sesama warga pula, pendaftaran anggota terus berkembang bahkan telah mencapai lebih dari 290 orang maka diputuskan untuk menghadirkan sebuah kantor cabang di kota Atambua dengan harapan kualitas pelayanan menjadi lebih pendek, professional dan tidak menyulitkan anggota.

Stanis berterima kasih kepada Bupati Belu atas kesediaan waktu dan kesempatan di tengah banyak kesibukannya sebagai kepala daerah, tetapi juga seorang dokter yang selama ini menjalankan tugas ganda mengurus semua hal terkait pembangunan, pelayanan dan kemanusiaan.

Baca Juga:  Silaturahmi GM dengan Bupati Belu dan TTU Perkuat Listrik Perbatasan

Pada kesempatan itu, dia juga menjelaskan bahwa Adiguna merupakan koperasi primer provinsi NTT dengan predikat sehat dari sisi manajemen pengelolaan keuangan, organisasi dan pelayanan keanggotaan dengan skor penilaian 85,41 dari Dinas Koperasi dan Nakertrans NTT tahun 2022.

Kopdit Adiguna juga oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI pernah diberikan penghargaan sebagai koperasi terbaik nasional karena sungguh menerapkan prinsip dan nilai-nilai dasar perkoperasian, juga pernah menerima penghargaan dari Harian Pos Kupang dalam acara Pos Kupang Awards 2022 pada 5 Desember 2022 sebagai salah satu koperasi primer terbaik yang kukuh dan komit menerapkan nilai-nilai dan prinsip dasar perkoperasian di Provinsi NTT.

Terakhir, Kopdit Adiguna juga didapuk menjadi koperasi peringkat 1 peraih Penganugerahan Siddhakarya NTT Tahun 2022, (penghargaan atas produktivitas ketenagakerjaan ) tingkat provinsi NTT yang diterima tanggal 19 Desember 2022.

Pekerjakan 5000 Orang dan Perputaran Uang Rp9 Triliun

Ketua Puskopdit Bekatigade Timor, Vinsensius Repu menjelaskan, saat ini pihaknya membawahi 24 koperasi primer yang tersebar di pulau Timor, Rote, Sabu, Alor dengan total anggota Kopdit mencapai 300.000 orang termasuk Kopdit Adiguna. Total aset dari 24 kopdit ini senilai Rp2 triliun.

Atas nama Ketua dan Pengurus Puskopdit Bekatigade Timor, Vinsen mengucapkan selamat dan sukses atas peresmian gedung kantor Kopdit Adiguna Cabang Atambua serta terima kasih atas dukungan dan kerjasama selama ini dalam berbagai pelaksanaan program Puskopdit.

Di provinsi NTT katanya, ada 5 Puskopdit yang telah mengajak lebih dari 1,2 juta orang bergabung di koperasi kredit atau sekitar 20% dari total penduduk NTT, dengan total aset akumulatif yang terkumpul senilai Rp9 triliun lebih.

Angka ini membawa NTT menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang tingkat partisipasi penduduknya paling tinggi dalam bidang perkoperasian.

Nah untuk mengurus 1,2 juta penduduk yang bergabung di koperasi kredit itu, maka Puskopdit-Puskopdit di NTT mengkaryakan atau mempekerjakan kurang lebih 5000 orang atau 6% dari total angkatan kerja di Provinsi NTT yang saat ini mencapai 95.000 orang

Baca Juga:  Nasabah BTPN Syariah yang Sukses dari Menjual Ikan

“Dengan angka ini kita bisa lihat bahwa Koperasi Kredit berkontribusi memberi hidup bagi 5000 orang pekerja dengan keluarganya sekaligus menurunkan tingkat pengangguran sebanyak 6%,” kata Vinsen yang adalah juga Wakil Pengawas Kopdit Adiguna itu.

Vinsen juga saat itu memuji langkah pemerintah provinsi NTT melalui Kadis Koperasi dan Nakertrans Selvi Pekudjawang yang selama ini benar-benar bergandengan tangan dengan gerakan koperasi kredit untuk memajukan koperasi kredit dan meningkatkan kesejahteraan anggota.

Manager Kopdit Adiguna Cabang Atambua, Maria Yulianti Urap, dalam laporannya mengatakan Adiguna masuk Atambua pada tanggal 2 Februari 2022. Jumlah anggota di kantor cabang Atambua saat ini sebanyak 297 orang dengan aset Rp2 miliar lebih dan pinjaman yang beredar Rp3 miliar lebih. Kantor Cabang Atambua akan melayani transaksi juga di kantor Kas Tukuneno dan beberapa titik kumpul potensial lainnya.

Berawal dari Unwira Kupang

Untuk diketahui, KSP Koperasi Kredit Adiguna awalnya didirikan oleh para Dosen dan Karyawan Universitas Katolik Widya Mandira Kupang pada tanggal 01 Agustus 1987 dengan Slogan “Kujamin Mantab”.

Tujuan pembentukan KSP koperasi kredit Adiguna yakni memupuk rasa kekeluargaan, persaudaraan dan solidaritas di antara para dosen dan karyawan universitas katolik widya mandira beserta keluarga yang berasal dari berbagai latar belakang sosial, suku, pendidikan dan lain-lain.

Seiring perjalanan waktu, Kopdit Adiguna telah bermetamorfosa menjadi koperasi kredit yang kini telah melayani ribuan orang anggotanya tanpa membedakan latar belakang profesi, suku agama dan Ras.

Kini Kopdit Adiguna hadir di NTT, untuk melayani masyarakat umum dengan menyediakan berbagai produk dan pelayanan keuangan demi meningkatkan kesejahteraan. Pelayanan yang diberikan, bertanggung jawab, profesional dan tidak diskriminatif.

Adapun Kopdit Adiguna juga telah bekerjasama dengan Kampus Unwira Kupang, Universitas Negeri Timor (Unimor) dan Universitas Flores untuk memfasilitasi dan meningkatkan jiwa kewirausahaan mahasiswa sekaligus mendukung penerapan kurikulum Kampus Merdeka dan merdeka belajar. (sumber: fortuna.press)

Pos terkait